Bupati Buteng Targetkan Tiga Proyek Bakal Rampung Akhir Desember 2020

Bupati Buteng Targetkan Tiga Proyek Bakal Rampung Akhir Desember 2020

BUTON TENGAH - Bupati Buton Tengah (Buteng) H. Samahuddin, SE menargetkan tiga proyek bakal dirampungkan pada akhir Desember 2020 mendatang. Ketiga proyek tersebut yaitu pembangunan kantor Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Desa Nepa Mekar Kecamatan Lakudo, pengerjaan jalan dari persimpangan Labungkari hingga di Desa Mone, serta pembangunan pintu gerbang di pertigaan Desa Lolibu menuju Kecamatan Mawasangka Timur (Mastim).

Pembangunan kantor OPD di Desa Nepa Mekar, Kecamatan Lakudo, dirancang dua lantai dengan anggaran sebesar Rp 5.250. 000.000,- (Lima miliar dua ratus lima puluh juta rupiah). Biaya tersebut sudah termasuk biaya pematangan lahan.

"Targetnya diselesaikan akhir Desember 2020, untuk tahun ini baru satu kantor, kita lihat dulu modelnya baru kita akan sesuaikan, kalau sudah oke mana kekurangannya baru kita benahi. Makanya sekarang saya harus bangun satu kantor dulu, kedua pematangan lahan harus siap," ungkap Samahuddin saat dikonfirmasi, Kamis (3/8/2020).

Terkait peruntukkan gedung yang dibangun di Desa Nepa Mekar tersebut, Samahuddin belum menentukan nama OPD yang bakal menempatinya. Dalam tinjauannya, ia mengatakan perlunya penambahan tinggi fondasi menjadi 1,5 meter.

"Untuk masalah pembangunannya itu tidak ada kendala, semua sudah berjalan bagus. Tadi saya survey di lokasi katanya pekerjaan tinggi fondasi satu meter, makanya saya suruh tambah jadi satu setengah meter karena itu agak jauh dari jalan raya," ucapnya.

Usai meninjau lokasi pembangunan kantor OPD di Desa Nepa Mekar, Bupati Buteng ini juga memantau pengerjaan jalan jalur Labungkari hingga Desa Mone Kecamatan Lakudo yang dianggarkan senilai Rp. 5.491.169.000,- (Lima miliar empat ratus sembilan puluh satu seratus enam puluh sembilan ribu rupiah). Ia mengaku puas melihat hasil pekerjaan yang menurutnya sudah mendekati finishing.

"Sudah cukup bagus saya lihat lokasinya, kemudian saya lihat juga masyarakat tidak ada kendala-kendala. Itu suatu kesyukuran buat saya, berarti masyarakat Buton Tengah ini mau bersama-sama ingin membangun daerah," kata Samahuddin.

"Jalan di jalur Labungkari-Mone akan diaspal tahun ini, tadi mereka (para pekerja, red) tinggal menunggu saya, kalau sudah oke berarti mulai besok sudah bisa dimulai untuk pengaspalan," sambungnya.

Ketika meninjau pengerjaan pintu gerbang yang terletak di pertigaan ujung Desa Lolibu menuju Desa Batubanawa Kecamatan Mawasangka Timur (Mastim),  Bupati Buteng juga mengatakan harus rampung akhir tahun 2020. 

"Pintu gerbang memasuki Kecamatan Mawasangka Timur kita upayakan juga harus rampung akhir Desember 2020," ujarnya.

Berdasarkan papan proyek yang dipajang di sekitar lokasi pekerjaan, pintu gerbang tersebut dikerjakan dengan anggaran senilai Rp. 1.490.970.000,- (Satu miliar empat ratus sembilan puluh juta sembilan ratus tujuh puluh ribu rupiah).

Usai dari lokasi pintu gerbang Mastim, 01 Buteng ini juga meninjau alternatif akses jalan masuk dari arah Labungkari menuju pasar Kabupaten Buton Tengah yang terletak di Desa Teluk Lasongko. Ia mulai memperkirakan beberapa titik lokasi yang dapat digunakan sebagai pembukaan jalan menuju lokasi pasar tersebut.

"Jalan menuju pasar tadi sudah bagus, ada jalan baru dari arah Lakudo sebelum Labungkari, nanti kita buat beberapa akses jalan yang bisa tembus ke lokasi pasar, sehingga tidak tertumpuk pada satu jalur," pungkasnya.

Saat meninjau tiga proyek tersebut, Bupati Buteng turut didampingi oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum Ir. Maiynu, Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sarifuddin Fanta, S.IP, pihak Dinas Kominfo Muliadi, serta beberapa staf lainnya.