Bagi Beras ke Warga Miskin, Bripka Sardin Rela Berkeliling Dorong Gerobak

Bagi Beras ke Warga Miskin, Bripka Sardin Rela Berkeliling Dorong Gerobak

BUTON TENGAH - Salah satu anggota Bhabinkamtibmas Polsek Gu, Polres Baubau, Bripka Sardin rela berpanas-panasan sambil berkeliling mendorong gerobak hanya untuk membagikan beras kepada 14 kepala keluarga yang tergolong warga miskin di Kelurahan Bombonawulu, Kecamatan Gu, Kabupaten Buton Tengah (Buteng), Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) pada Rabu, (19/8/2020), sekitar pukul 09.30 sampai dengan 11.30 WITA.

Beras yang dibagikan tersebut merupakan agenda penyaluran Bantuan Sosial (Bansos) dari Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri) tahap III.

Kegiatan yang dilakukan oleh Bripka Sardin yakni menyasar warga-warga miskin terdampak Covid-19 yang sama sekali belum tersentuh bantuan sosial dari pihak Pemerintah. Dalam kegiatan tersebut, setiap satu kepala keluarga mendapatkan satu karung beras dengan kapasitas lima kilogram.

Kegiatan yang dilakukan oleh Bripka Sardin tersebut sontak mendapat perhatian dan apresiasi dari masyarakat setempat. Masyarakat penerima manfaat pun sangat berterima kasih sambil mendoakan panjang umur, serta makin sukses dalam menjalankan tugas pengabdian kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"Tadi saya kira siapa yang bersalam, pas saya lihat di pintu saya kaget padahal pak Sardin, beliau itu kita punya pak Bhabinkamtibmas, saya sampai terharu lihat beliau rela dorong gerobak panas-panas matahari hanya untuk antarkan beras untuk kami di dalam rumah ini. Kami orang miskin ini kasihan tidak bisa balas apa-apa, kami hanya bisa berterima kasih kepada pak Polisi," ungkap salah satu warga yang diketahui bernama La Aru kepada awak Indonesiasatu.id, Rabu (19/8/2020).

Ditempat terpisah, Nila Huseng mengaku sangat tersentuh melihat Bripka Sardin bersusah payah mendorong gerobak keliling saat membagikan puluhan karung beras kepada masyarakat.

"Saya sangat berterima kasih dan bersyukur kepada Tuhan, kasihan hari ini masih ada Polisi yang peduli dengan kami masyarakat miskin. Padahal dia itu ada pangkatnya tapi dia juga rela tolak-tolak gerobang hanya untuk bawakan beras untuk kami. Katanya tadi ini bantuan dari Mabes Polri, terima kasih pak Polisi, kami masyarakat miskin hanya bisa mendoakan semoga Allah SWT selalu memberikan umur panjang, rezeki berkah dan selalu dilindungi (Oleh Allah SWT) dalam bertugas," ucap Nila.

Warga lainnya yang bernama Wa Ndia juga sangat terharu dan sangat mengapresiasi kepedulian pihak Kepolisian kepada masyarakat miskin di masa pandemi Covid-19. Saat dikonfirmasi awak media, ia bahkan bingung entah harus ucapkan kata-kata apa sebagai bentuk rasa terima kasihnya.

"Saya tidak sangka-sangka tadi, saya kira ada Polisi datang dirumah karena ada masalah apa, padahal pak Sardin kita punya Bhabinkamtibmas sendiri. Masyaallah.... kasihan panas-panas dia datang bawakan beras pake gerobak, tapi saya orang sengsara ini palingan hanya bisa berterima kasih dan mendokan supaya Tuhan selalu lindungi mereka dengan keluarganya," kata Wa Ndia.

Dihadapan awak media, Bripka Sardin mengaku puas dan senang karena telah melaksanakan salah satu kegiatan yang membantu masyarakat miskin. Ketika ditanya alasannya menggunakan gerobak pada saat pembagian beras ke masyarakat, ia hanya menjawab singkat tidak memiliki mobil untuk mengangkut beras tersebut.

"Alhamdulillah hari ini saya selaku Bhabinkamtibmas Kelurahan Bombonawulu telah menyelesaikan pembagian beras ke rumah-rumah warga yang kurang mampu. Saya tidak punya mobil makanya saya hanya bisa pakai gerobak," tuturnya.

"Saya tidak terlalu banyak komentar karena ini adalah bantuan dari Mabes Polri, terima kasih bapak Kapolri, terima kasih bapak Kapolda Sultra, dan terima kasih pula kepada bapak Kapolres Baubau yang telah memfasilitasi kami sehingga kami dapat melaksanakan kegiatan ini. Kami yang bertugas di desa atau kelurahan senantiasa siap melakukan pelayanan kepada masyarakat, serta pengabdian sepenuh jiwa raga kami kepada bangsa dan negara," tambahnya mengakhiri. (Anto Buteng).